Origami adalah seni melipat kertas (ori=lipat,  gami/kami=kertas)

Origami (origami) (from oru meaning “folding”, and kami meaning “paper”) origamiis the traditional Japanese art of paper folding. The goal of this art is to create a representation of an object using geometric folds and crease patterns preferably without the use of gluing or cutting the paper, and using only one piece of paper.

Origami only uses a small number of different folds, but they can be combined in a variety of ways to make intricate designs. The most well known form is probably the Japanese paper crane. In general, these designs begin with a square sheet of paper whose sides may be different colors or prints.

Saya ada file pdf berisi ratusan macam seni melipat kertas ini, bagusnya disimpen dimana ya biar semua bisa download?

…………………………………………………………………………..

Video : Video technology was first developed for cathode ray tube television systems, but several new technologies for video display devices have since been invented. Standards for television sets and computer monitors have tended to evolve independently, but advances in computer performance and digital television broadcasting and recording are producing some convergence. (lebih…)

Dengerin lagu yuk. Ni lagu agak lama tapi enak didenger, salah satu grup favorite ku ;)

Sekedar pengen curhat….

Hidup memang pilihan…

Sedikitpun awalnya tidak pernah terpikir kalau saya akan hidup mengembara di negeri ini. Awalnya pun terjadi seperti tidak disengaja apabila dlihat dari pandangan kasat mata seorang manusia sperti saya. Tapi mungkin tidak bagi Yang Maha Kuasa, semua telah dalam perencanaanNya, dalam hal ini saya meyakini. Awalnya hanya tawaran iseng dari seorang teman, untuk program ini, sehingga saya datang kesini. Berawal dari hanya selembar kertas, tapi ternyata benar-benar merubah kehidupan saya sekarang dalam berbagai sisi.

Entahlah, saya memang harus banyak bersyukur. Segala sesuatu pasti ada dalam pengaturanNya dan semua sudah ada dalam takarannya. Tapi saya sering lupa…

Gak taulah…

Tiba-tiba saja saya teringat masa lalu, awal-awal pas datang ke negeri ini…

Sekarang segalanya sudah berubah…

Bagi para penggemar berat doraemon, posting ini mungkin udah gak seru. Saya sendiri menggemari doraemon sudah sejak 20 tahun lalu :d Tak terasa……Saya memang suka sejak pertama melihat, waktu itu saya memang suka film kartun jepang.

Sejak tahun 1980-an, banyak sekali bermunculan cerita dan spekulasi tentang akhir kisah Doraemon.

  • Kisah pertama —dan paling optimistik— dipublikasikan oleh Nobuo Satu beberapa tahun yang lalu. Diceritakan suatu hari, Nobita pulang ke rumah dan merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tapi tak lama, ia menyadari ada sesuatu yang salah dengan Doraemon; robot kesayangannya itu hanya diam dan tak menjawab keluhannya. Ia pun segera menelepon Dorami, adik Doraemon, dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon habis. Silakan baca versi komiknya dibawah :)

  • Yang kedua, akhir yang lebih pesimistik mengusulkan bahwa Nobita menderita autisme dan semua karakter yang ada (termasuk Doraemon) adalah karakter fiksional dalam imaginasinya. Ide bahwa Nobita sakit yang membayangkan semua seri di tempat tidurnya untuk membantunya menghilangkan depresi dan tekanannya membuat marah banyak fans. Banyak fans di Jepang protes diluar markas utama penerbit dari seri setelah mengetahui tentang hal ini. Penerbit akhirnya mengeluarkan pernyataan publik bahwa hal ini tidak benar.
  • Yang ketiga berisi bahwa Nobita jatuh dan kepalanya terbentur batu. Ia mengalami koma. Untuk mendapatkan uang untuk operasi agar Nobita selamat, Doraemon menjual seluruh peralatannya di kantong ajabnya, namun, operasi tersebut gagal. Doraemon menjual semua peralatannya kecuali satu alat yang ia gunakan untuk mempersilahkan Nobita kemanapun ia mau, pada akhirnya, Nobita ingin pergi ke surga.

Birikut adalah episode akhir ceritanya versi pertama. Selamat menikmati.

doraemon1

doraemon2

doraemon3

doraemon4

doraemon5doraemon6doraemon7doraemon8doraemon9doraemon11doraemon12doraemon13doraemon14

baca lanjutannya di sini

chanoyu1(茶道, sadō, chadō, jalan teh) adalah ritual tradisional Jepang dalam menyajikan teh untuk tamu. Pada zaman dulu disebut chatō (茶の湯, chatō?) atau cha no yu. Upacara minum teh yang diadakan di luar ruangan disebut nodate.

Teh disiapkan secara khusus oleh orang yang mendalami seni upacara minum teh dan dinikmati sekelompok tamu di ruangan khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu. Tuan rumah juga bertanggung jawab dalam mempersiapkan situasi yang menyenangkan untuk tamu seperti memilih lukisan dinding (kakejiku), bunga (chabana), dan mangkuk keramik yang sesuai dengan musim dan status tamu yang diundang.

Teh bukan cuma dituang dengan air panas dan diminum, tapi sebagai seni dalam arti luas. Upacara minum teh mencerminkan kepribadian dan pengetahuan tuan rumah yang mencakup antara lain tujuan hidup, cara berpikir, agama, apresiasi peralatan upacara minum teh dan cara meletakkan benda seni di dalam ruangan upacara minum teh (chashitsu) dan berbagai pengetahuan seni secara umum yang bergantung pada aliran upacara minum teh yang dianut.

Seni upacara minum teh memerlukan pendalaman selama bertahun-tahun dengan penyempurnaan yang berlangsung seumur hidup. Tamu yang diundang secara formal untuk upacara minum teh juga harus mempelajari tata krama, kebiasaan, basa-basi, etiket meminum teh dan menikmati makanan kecil yang dihidangkan.

Pada umumnya, upacara minum teh menggunakan teh bubuk matcha yang dibuat dari teh hijau yang chanoyu2digiling halus. Upacara minum teh menggunakan matcha disebut matchadō, sedangkan bila menggunakan teh hijau jenis sencha disebut senchadō.

Dalam percakapan sehari-hari di Jepang, upacara minum teh cukup disebut sebagai ocha (teh). Istilah ocha no keiko bisa berarti belajar mempraktekkan tata krama penyajian teh atau belajar etiket sebagai tamu dalam upacara minum teh.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.